Skip to content

Prodip Keuangan Makassar

Ajang Silahturahmi Alumni

Archive

Tag: Scenery

Menanti senja yang terbenam di sebuah desa nelayan di pesisir utara kota Makassar ...

Semilir angin laut dan keramahan masyarakat menjadikan daerah ini sebuah surga bagi para landscaper dan pengejar HI !

Kamera : Nikon D50 Full InfraRed - Modified By Dibyo Gahari
Lensa : Nikon 18-55mm

 
Mencoba bermain dengan sebuah "mainan" baru, ...
mengabadikan keindahan ciptaan-Nya melalui fotografi Infra Red

Semoga bisa dinikmati !!!!





 

 

 

Saat diriku teringat akan semilir angin laut di senja hari, entah kenapa yang selalu terlintas adalah Pelabuhan Rakyat Paotere, heran juga sih, kenapa bukan Pantai Losari atau Pantai Akkarena yang lebih keren.

Entahlah, yang pasti hati tak akan pernah bisa berdusta saat dia berkata. Semilir angin laut yang menghembus di Paotere, ditambah canda tawa anak kecil yang memancing dan berenang di antara perahu phinisi yang bersandar seakan jadi hiburan tersendiri untuk dunia ku.

Sore itu kembali kunikmati senja di Paotere, untuk memberi warna dalam rutinitas hidup yang semakin padat dan monoton. Foto-fotonya sengaja disusun dengan saturasi dan komposisi warna yang kuat dan cenderung over, sebagai cerminan harapan dan doa demi dunia yang lebih indah ....



 
 
 


ahhh,....  tak terasa sudah senja ! para pemancing ikan telah kembali ke pantai, waktunya untuk pulang












Horeee, ……

Kemarin lagi iseng-iseng buka portal angingmammiri, ternyata pengumuman KSFS udah ada. Setelah meneliti daftar artikel yang terpilih, ternyata punya ku juga masuk. Perasaan jadi senang banget ……


Tetapi setelah dipikir lebih lanjut, timbul pertanyaan “Kok bisa yach ?” soalnya kalo ditinjau dari sisi tata bahasa kan nggak ada bagus-bagusnya, tidak memenuhi kaidah bahasa indonesia yang baik dan benar. Mungkin pesertanya dikit kali yach jadi artikel ku bisa kepilih [heheheheheh ……]

Apapun alasan dari panitia dan editor yang telah memilih artikel ku masuk salah satu nominasi untuk diterbitkan dalam KSFS, saya tetap mengucapkan banyak terima kasih.

Buat saya pribadi, hal yang terpenting dari artikel tersebut adalah saya bisa berbagi cerita tentang suatu rentetan peristiwa yang mungkin merupakan suatu kejadian paling luar biasa dalam kehidupan ini. Setiap orang mungkin memiliki kisah cinta yang unik dan luar biasa, namun hanya sedikit yang berkesempatan membagi kisah tersebut dengan orang lain.

Sekali lagi terima kasih buat Panitia dan editor KSFS yang telah memberikan sebuah kesempatan bagi saya untuk berbagi dan mengabadikan sebuah momen “bersejarah” dalam kehidupan ini.

Viva Blogger Makassar........

Bunaken, ....

Surga wisata bawah laut yang sudah mendunia. Terletak kurang lebih 7-8 km disebelah barat kota Manado, yang dapat ditempuh selama 45 menit menggunakan speedboat.


Pantai Bunaken memberikan sensasi tersendiri dengan keindahan dan keramahan penduduknya ...


... sayang saya nggak punya underwater camera ! hihihhii




Hari pertama di kota Manado, terasa sinar mentari mengetuk jendela !
Kuambil kamera dan mencoba mengabadikan keagungan-Nya yang terlukis sempurna dalam ciptaan-Nya ...




Sambil menunggu jadwal fiskal,
Mencoba mengabadikan bandara kebanggaan Makassar ...







Di sini sempat kunikmati indahnya masa kecilku, ...
20 tahun telah berlalu, semua masih terasa sama.
























Setelah gerimis membasuh sore, ...
sang "Busur Hujan" terlukis indah dilangit senja !

[tanyakan pada hati, kapan terakhir kali kita melihat pelangi ?]



Demi asa dan harapan, ...
kan kuarungi samudera,
kan kubelah lautan !


Lokasi : Pantai Losari Tercinta